Renungan-Renungan Singgih

Cerpen Matahari* Kalau memang Tuhan ada, Tuhan baru datang kepada Singgih sewaktu pisau hampir menggurat nadinya. Lelaki empat puluh tahun yang malang itu tak tahu jika bunuh diri bisa mengaktifkan inderanya sedemikian rupa. Suara pengajian dari toa rongsokan mushola tiba-tiba Continue reading Renungan-Renungan Singgih