Tag Archives: penerbitan

Al-Qolam Sukses Gelar Edutrip ke Jakarta

20160916_155848

Divisi Produksi bekerja sama dengan Divisi Humas UKM KI Al-Qolam sukses gelar Edutrip ke Penerbit Republika Jakarta. Edutrip dilaksanakan pada hari Jumat (17/9/2016). Edutrip dilakukan untuk menimba ilmu kepenulisan, terutama di bidang penerbitan karya.

“Alhamdulillah, semoga Edutrip ini menjadi awal kerjasama kita dalam kepenulisan, dan bisa menginspirasi kita semua,” ujar Jaenal Rasyidin, ketua pelaksana Edutrip.

Edutrip diikuti oleh 17 peserta, dari dalam UPI dan luar UPI. Para peserta begitu antusias mengikuti penyajian materi tentang penerbitan karya dari Tim Republika.

Ada dua sesi penyajian materi. Pertama mengenai alur penerbitan, kedua bagaimana agar naskah diterima oleh penerbit, dan terakhir mengenai realitas literasi Indonesia.

Editor sekaligus tim humas Penerbit Republika Iqbal Santosa menyatakan terimakasih atas kunjungan UKM Al-Qolam ke Republika. Dalam penyajian materi pihaknya mendorong penulis muda untuk rajin membaca dan tak ragu untuk mencoba menerbitkan karya.

“Dengan menulis, kita dorong budaya literasi bangsa Indonesia,” tutupnya.

Gimana Sih Cara Kirim Naskah ke Penerbit?

14258362_1199922653449337_3721674787898052997_o

 

Selamat malam. Ini adalah celoteh pertama saya tentang kepenulisan yaitu cara kirim naskah ke penerbit. Mumpung ilmunya masih hangat untuk saya. Saya ingin mencoba sharing apa yang sudah saya dapatkan setelah melakukan Edutrip bareng UKM Kepenulisan Islam Al-Qolam ke Penerbit Republika, Jumat kemarin.

Pada kali ini saya ingin membahas bagaimana cara kita mengirim naskah ke penerbit. Saya yakin ada di antara teman-teman yang sudah memiliki naskah utuh, baik fiksi maupun non fiksi, yang siap untuk teman-teman terbitkan.

Tapi tunggu dulu… supaya naskah kita bisa tembus ke penerbit, penerbit mayor terutama, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan.

1. Kenali dan sempurnakan naskahmu!

Yup ini penting sekali. Naskah seperti anak kita yang kita lahirkan dan besarkan. Hal yang harus temen-temen lakukan adalah mengecek dan memperbaiki sebelum mengirim. Lalu ujilah tulisan teman-teman kepada senior atau teman sebaya agar kita bisa mengetahui bagaimana orang lain menilai naskah kita. Kemudian pilihlah penerbit mana yang cocok dengan naskah teman-teman. Kita bisa melihat tema atau sasaran naskah kita. Biasanya penerbit memiliki pola dan tema masing-masing.

2. Kirimkan Naskahmu!

Mungkin teman-teman sudah tahu bahwa aturan lazim untuk mengirim naskah adalah mengirimnya dengan Hardfile. Hal ini untuk memudahkan editor membaca dan memperbaiki. Lalu lengkapi dengan surat pengantar, sinopsis, keunggulan naskah, dan biodata penulis. Halamannya tidak lebih dari 250 lembar word (TNR 12, spasi ganda).

3. Kriteria lolos akuisisi

Rumus: Layak terbit + layak pasar = Lolos akusisi.

(a) Naskah yang layak terbit memiliki tema yang tidak menimbulkan keresahan. Tidak menyinggung SARA, kekerasan, eksploitasi seks.

(b) Kemudian paling penting TIDAK PLAGIAT. Pernah ada kejadian seorang penulis mengutip cerpen lama hanya untuk bisa terbit.

(c) Memiliki tema dan sudut pandang kebaruan. Tema baru akan lebih diminati oleh pembaca. Namun, tema lama juga tak kalah diminati apabila kita bisa menciptakan sudut pandang baru. Contoh bukunya adalah buku Muhammad karya Tasaro GK. Tasaro menukiskan kembali kisah Nabi Muhammad SAW dengan sudut pandang baru yang lebih mudah dibaca oleh oembaca.

(d) pesan yang kuat dan up to date.

(e) tata bahasa dan logikanya runut.

(f) penulisnya otentik. Ini berkaitan dengan profesi atau aktivitas kita sehari-hari. Kalau kita berlatar belakang ekonomi usahakan tidak membuat cerita dengan tema kedokteran. Meskipun bisa literasi, tapi lebih baik menuliskan apa yang kita tahu bukan apa yang kita ingin.

Perlu dicatat. Penerbit juga memiliki aturan yang khas. Yang dipaparkan di atas adalah aturan umum. Terutama yang berlaku di Republika.

Jadi gimana sudah siap mengirim naskah? []

Jika ini dirasa bermanfaat temen-temen sangat boleh dilike atau dishare kepada yang lain.

Penulis: Dini Sri Mulyati (Divisi Produksi UKM KI Al-Qolam UPI)

#Writivation #carakirimnaskah #kepenulisan #alqolam #tipsmenulis #penerbitannaskah #ilmumenulis #sharingilmumenulis #sharing #naskah

EDU TRIP ke Republika Jakarta

 

#8Perkaya Ilmu Penerbitan, UKM KI Al-Qolam UPI Bakal Edutrip ke Republika Jakarta

Unit Kegiatan Mahasiswa Kapenulisan Islam Al-Qolam Universitas Pendidikan Indonesia (UKM KI Al-Qolam UPI) akan melakukan Edutrip ke penerbit Republika Jakarta. Edutrip rencananya akan dilakukan pada tanggal 17 Sepetember 2016.

Ketua pelaksana Edutrip Jainal Rayidin menyatakan Edutrip bertujuan mengetahui dan memperkaya ilmu penerbitan karya.

“Kita bisa mengetahui tips trik agar tulisan kita tembus ke penerbit dan bagaimana proses pembagian royalti,” ujar mahasiswa yang sering disapa Jeje ini.

Jeje menuturkan, peserta cukup membayar 125 ribu untuk biaya Edutrip. Dengan biaya tersebut sudah termasuk ongkos perjalanan, akomodasi makan siang, snack, dan tentu saja ilmu tentang penerbitan.

Perjalanan ke Jakarta rencananya akan menggunakan dua bus UPI. Kuota bus terbatas hanya untuk 40 orang.

“Sejauh ini sudah ada 26 orang yang mendaftar,” ujarnya, terhitung pada hari Senin (15/8/2016).

Oleh karena itu, lanjut Jeje, bagi yang berminat agar segera mendaftarkan diri.

“Bagi peserta, kami memberikan kemudahan dengan membuka sistem tabungan. Sehingga teman-teman tidak keberatan untuk membayar sekaligus.”

Edutrip dibuka untuk mahasiswa dan umum. Program ini merupakan program kunjungan ke lembaga kepenulisan, yang menjadi agenda tahunan divisi produksi UKM KI Al-Qolam UPI. Sebelumnya, Edutrip pernah dilakukan ke penerbit Mizan dan redaksi Pikiran Rakyat.

Bagi yang berminat mengikuti Edutrip ke penerbit Republika Jakarta. Bisa menghubungi: 08997870720. []